Sunday, September 30, 2007

Surat dari Ayah (3)




Adam,
Entah kenapa hari ini
Ayah rajin sekali 'buatmu surat
Ayah ingat tentang perayaan kemerdekaan Indonesia di Banda Aceh

Ada lomba panjat pinang, Ramai...
Batang pinang dilumuri oli, licin, licin sekali...

Adam,
Lucu skali kauwe....
Kakak kakak, SMP, SMA pada lucu lucu
Mukanya gelap, hitam terkena oli
Penontonnya banyak.
Pesertanya ada yang jatuh,

Ada yang memanjat untuk bisa raih hadiahnya, di puncak.
Ada yang jatuh, tapi mereka tetap tersenyum...

Jika saja kita tidak merdeka, mungkin kawan-kawanmu tidak bisa tersenyum seperti kala itu


Banda Aceh, September 30, 2007




Surat dari Ayah (2)


Adam,
Kemaren ada yang terluka
Dilempari di tengah malam

Batu beterbangan
Ada yang tiarap
Kenapa masih merongrong
Wajah sendiri?
Kenapa masih
Memecah kaca oto kita?
Adam,
Orang orang tiada lelah berkonflik

Entah sampai kapan


September 30, 2007

Prihatin dengan "02 B"

Surat dari Ayah (1)




/1/


Adam,


Di sini dulu


Kita ndak bisa lewat dengan bebas


Jika kamu kesini, setiap kilo kamu akan diperiksa


Tentara


Tentara


Tentara




Setiap kamu dicurigai kamu pasti digeledah


Disini ada banyak sisa-sisa kesatuan


Disini ada banyak grafitti tentang Tentara dan keberaniannya.




/2/




Disini dulu, ada konflik nak


Jika masih seperti dulu,


Kamu tidak akan bisa sebebas ayah, yang sedang menikmati Babah Nipah


Jika masih seperti dulu, tentu kamu tidak bisa menikmati indahnya selat Malaka,


Laut China Selatan dan Bahkan Lautan Hindia....




Dari sini Geureute, Aceh Jaya

September 6, 2007


Jammi Tembak-Tembak


o Bapak,

Apa kita bikin di Aceh?

Bisaja ikut?




Ndak baku tembakmi orang?
Deh,

Bahayana...



Indak takutki Bapak?

Belikanga mainan nah?

Janganmi tembak-tembak






Saturday, September 29, 2007

Maaaak.....Saya Cokkoi Kunci Sekolahku.


Sep 22, '07

Pagi, seperti biasa...Khalid "Dhonie" Adam (5 tahun), ngabisin sarapan nasi kuning "NK" favoritnya. Saban pagi dia mesti nungguin NK buatan mama Rossa, sebelum cabut ke sekolahnya....

Yuniorku, Dhonie, Sekolah di TK yang berjarak sekitar 60 meter dari rumah di Tamarunang. TK ini awalnya adalah rumah kopel yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar anak murid TK dalam kompleks. Ruangan sekolah dibuka setiap pukul 7.30.

Pagi itu, jarum jam masih di 7.00....Seperti biasa dia termasuk paling rajin, paling awal ke sekolah bahkan gurupun kerap memberi pujian, anak saya paling rajin. Bahkan, dia yang paling gede, paling tinggi di sekolahnya, makanya banyak kawan kelasnya yang malla'.
Tiga puluh menit setelah kehadirannya disekolah...........

Sekolahnya geger, riuh rendah, anak-anak pada cemas, ibu gurunya kelabakan, anak-anak TK tidak bisa masuk ruangan. Ruangan masih tergembok dan ibu guru jadi kelabakan. Mana kunci, mana kunci ruangan? Di kesempatan lain, Dhonie pulang, ke rumah, "mama......indak sekolai orang....indak ada kunci sekolahku beng...." Jadi? bu guru suruki pulang? Iye...

Mamanya, laksana detektif, berpikir, tidak mungkin sekolah libur, toh tidak ada pemberitahuan dari gurunya. Segera ke sekolah. Ada apa bu guru, benarkah sekolah diliburkan?. Tapi, koq anak-anak semakin numpuk di depan kelas, ada yang gak beres nih.... Begini, mama Dhonie......, kunci ruangan hilang, menurut penjaga sekolah, ada yang ngambil kunci ruangan di rumahnya katanya ada yang mau buka pagi-pagi.....

Oh, begitu......Mamanya Dhonie seperti mendapat firasat segera ke rumah..."Kenapaki pulang cepat nak? Kenapa banyakji kawan-kawanmu di sekolah? Kenapa kau bilang dak sekolah orang?" Dhonie, diam, mesem, seperti biasa.....camme, " orang tidak sekolah mama, betulka......."Tojeng (Betul) ? Mana itu kunci sekolah? Kenapa hilang? Ndak taukka kodong mama....betulka.........Tojeng?

Kenapa kau cepat pulang? Jangko bohong...........Lalu, air mata bercucuran...........Mallak......(takut)...... Mana itu kunci sekolah? Jangko nangis.....
Mana? Dhonie, sambil berbisik lirih.....ke telinga mamanya.............Teng trereng.........Trereng............. O bu guru..............

Saya tau'mi, Kunci ada diatas atap atap sekolah...........Dhonie yang ambil kunci di rumah penjaga sekolah. Dia lempar kunci ke atas atap..... Katanya; saya lempar karena penjaga sekolah lama sekali bangun......baru sy ndak tau bukan gembok, makanya sa lempar ke atas atap..........

Sungguminasa, July, 2007

Hari Bersama Mainan


Bapak...

Bellikanka Mainan,

Selalu ku menyebutnya

Mauka

Mainan,

Pengganti Dirita...


Banda Aceh, 30 September 2007